DRI IPB

TINGKAT PREVALENSI ESCHERICHIA COLI DALAM DAGING AYAM BEKU YANG DILALULINTASKAN MELALUI PELABUHAN PENYEBERANGAN MERAK

Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 2009

TINGKAT PREVALENSI ESCHERICHIA COLI DALAM DAGING AYAM BEKU YANG DILALULINTASKAN MELALUI PELABUHAN PENYEBERANGAN MERAK

TINGKAT PREVALENSI ESCHERICHIA COLI DALAM DAGING AYAM BEKU YANG DILALULINTASKAN MELALUI PELABUHAN PENYEBERANGAN MERAK

(PREVALANCE OF ESCHERICHIA COLI IN FROZEN CHICKEN MEAT WHICH WAS TRANSPORTED THROUGH MERAK PORT)

G.I. Dewantoro1), M.W. Adiningsih2), T. Purnawarman3), T. Sunartatie4), U. Afiff4)

ABSTRACT

The aimed of this study was to determine prevalence of Escherichia coli in frozen chicken meat transported through Merak port. The samples  were taken from DKI Jakarta (16 samples), Bekasi (11 samples), Bogor          (8 samples), and Serang (18 samples). The average number of E. coli in frozen chicken meat from DKI Jakarta was 0.43×101±0.28×101 MPN/g, Bekasi was 10.4×101±33.04×101 MPN/g, Bogor was 0.28×101±0.23×101 MPN/g, and Serang was 6.72×101±25.79×101 MPN/g. Based on the result of ANOVA, the four areas had no significance in diferrence (p>0.05). The conclusion of this study  showed that the average number of E. coli from Bekasi and Serang were over the maximum limit of microbial contamination as permitted by SNI 01-7388-2009 (1×101 MPN/g), whereas DKI Jakarta and Bogor were under the maximum limit. The  prevalence of   E. coli in frozen chicken meat from DKI Jakarta was 31.25%, Bekasi 31.25%, Bogor 27.27%, and Serang was 27.78%.

Keywords: Escherichia coli, frozen chicken meat, Merak port.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi cemaran Escherichia coli pada daging ayam beku yang dilalulintaskan melalui pelabuhan penyeberangan Merak.  Sampel daging ayam beku diambil dari DKI Jakarta (16 sampel), Bekasi (11 sampel), Bogor (8 sampel) dan Serang (18 sampel).  Hasil rataan jumlah cemaran E. coli pada daging ayam beku  menunjukkan dari DKI Jakarta (0.43×101±0.28×101 MPN/g), Bekasi (10.4×101±33.04×101 MPN/g), Bogor (0.28×101±0.23×101 MPN/g) dan Serang  (6.72×101±25.79×101 MPN/g).  Berdasarkan analysis of variant (ANOVA), jumlah cemaran E. coli dari keempat daerah tersebut.menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (p>0.05).  Dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa rataan jumlah cemaran E. coli  pada daging ayam beku dari Bekasi dan Serang melebihi batas maksimum cemaran mikroba menurut SNI 01-7388-2009 (>1×101 MPN/g), sedangkan daging ayam beku dari DKI Jakarta dan Bogor di bawah batas maksimum cemaran mikroba.  Tingkat prevalensi cemaran E. coli pada daging ayam beku dari DKI Jakarta, Serang, Bekasi dan Bogor berturut-turut adalah 31.25%, 29.78%, 27.27% dan 12.50%.

Kata kunci: Escherichia coli, daging ayam beku, Pelabuhan Merak.

 Download : Abstrak