DRI IPB

Seleksi Pendanaan Rispro Invitasi Farmasi dan Alat Kesehatan

Berita / Warta LPPM

Seleksi Pendanaan Rispro Invitasi Farmasi dan Alat Kesehatan

5 proposal penelitian peneliti IPB dinyatakan lolos seleksi administratif RISPRO Invitasi LPDP Batch 1 Tahun 2019 dengan tema riset invitasi “Farmasi dan Alat Kesehatan”. Tim Rispro LPDP hadir ke IPB dalam rangka melakukan seleksi substantif terhadap 5 proposal tersebut melalui presentasi/paparan proposal yang disampaikan oleh tim peneliti dan mitra. Seleksi substantif dilakukan riviewer LPDP yang berasal dari berbagai lembaga penelitian di Indonesia sesuai kepakarannya.

Seleksi paparan dilakukan di Ruang Sidang LPPM IPB pada Jumat (22/06) yang dihadirin Pelaksana Tugas Direktur Pengembangan Layanan dan Manajemen Resiko (PLMR) LPDP, Emmanuel Agust Hartono, Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan dan Penyelarasan Penelitian (P4) LPPM IPB Dr Ir Eko Sri Wiyono MSi, riviewer LPDP, dan tim peneliti IPB serta mitra peneliti IPB.

Plt Direktur PLMR LDPD menyampaikan dalam sambutannya bahwa saat ini LPDP berupaya ikut berkontribusi dalam mendorong kinerja penelitian nasional, meskipun diakui bahwa anggaran penelitian melalui LPDP saat ini belum cukup besar karena mandat LPDP sebagai pengelola dana abadi lebih kepada pemberian beasiswa pascasarjana (S2 dan S3) baik dalam negeri dan luar negeri. Pengelolaan penelitian yang didanai LPDP juga masih memiliki kekurangan finishing terkait diseminasi hasil penelitian kepada masyarakat, karena sejauh ini LPDP baru berorientasi pada menghasilkan produk, dan kedepanya akan diinisiasi program-program baru untuk memenuhi kebutuhan pasca penelitian (diseminasi), ujarnya kembali.

Kabid P4 LPPM IPB Dr Eko Sri Wiyono menyampaikan bahwa penting bagi LPPM untuk memastikan dan mengelola penelitian agar tujuan penelitian tercapai sesuai dengan keinginan penyandang dana (LPDP). LPPM mendorong dan membantu peneliti agar dapat menjalankan penelitianya dengan baik dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Tim peneliti yang lolos administrasi untuk kemudian seleksi subtantif tersebut yaitu tim peneliti Prof. Dr. Dyah Iwantini, MSc. Agr, tim peneliti Dr. Katrin Roosita, M.Si., tim peneliti drh. Huda Shalahudin Darusman, M.Si., PhD, tim peneliti Dr. Yessie Widya Sari, M.Si., dan tim peneliti Dr. Hera Maheswari, DVM, MSc.

LPPM IPB berharap peneliti IPB dapat memanfaatkan dengan baik kesempatan pendanaan penelitian yang ditawarkan LPDP, serta berbagai sumber pendanaan lainnya. Kerjasama penelitian seperti ini akan menghasilkan inovasi yang dapat dihantarkan dengan segera ke masyarakat. (RDI)