LPPM IPB Hadir di Muktamar Ke-5 Serikat Tani Islam Indonesia (STII)
LPPM IPB Hadir di Muktamar Ke-5 Serikat Tani Islam Indonesia (STII)
Bogor, 23 November 2019, LPPM IPB hadiri undangan sekaligus menjadi Narasumber Kegiatan muktamar kelima Serikat Tani Islam Indonesia (STII) di Pesantren Darul Fallah, Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, hadir Prof. Sugeng Heri Suseno selaku Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dalam hal ini mewakili Rektor IPB berkesempatan menyampaikan hasil Inovasi yg ada di IPB didepan Ratusan peserta muktamar ke-5 Serikat Tani Islam Indonesia. Dalam paparan Prof.Sugeng menyampaikan bahwa Inovasi di IPB sangat banyak dan bisa dikolaborasikan dengan STII supaya Inovasi bisa bermanfaat untuk petani. “IPB siap membantu masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan cara menerjunkan mahasiswa melalui program KKN TEMATIK dan IPB Goes to Field (IGTF) dan bisa menerjunkan Fasilitator/Alumni IPB ke masyarakat melalui program Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) dan bisa juga menghadirkan Dosen Profesor, bisa Doktor bisa Master melalui Program Dosen Mengabdi” Ujar Prof. Sugeng.
Sekretaris Jenderal STII, Fathurrahman Mahfudz menuturkan, pemilihan lokasi ini dikarenakan Pesantren Darul Fallah merupakan salah satu penggagas lahirnya STII. Pesantren yang diinisiasi oleh KH. Soleh Iskandar, Mohammad Natsir dan mantan Menteri Pertanian Mohammad Sarjan ini menjadi Pesantren terintegrasi yang memadukan antara materi keislaman dan budidaya pangan.
[masterslider id=”411″]
“Kita ingin mengembalikan spirit teman-teman supaya memberikan komitmen yang penuh dan menyeluruh terhadap dunia pertanian,” kata Fathurrahman dalam keterangannya.
Dalam acara tersebut, turut hadir Soetrisno Bachir (ketua komite Ekonomi Industri Nasional) yang memberikan sambutan sekaligus memotivasi ke para peserta.
Acara dibuka oleh Ketua STII, Dr. Abdullah Puteh. Dalam sambutan, beliau menyampaikan Selamat kepada anggota STII untuk muktamar ke-5, dan berharap kedepannya STII lebih maju lagi khususnya bagi petani untuk menjadi petani yang sukses harus penih perjuangan.
Sementara, ketua pelaksanan Muktamar, Nu’man Iskandar mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh stakeholder sehingga kegiatan ini dapat terealisasi dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, kepada para penasehat, para donatur, dan semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan, semoga kerja keras ini berubah hasil yang baik,” tuturnya. Dia melanjutkan, Indonesia merupakan negara agraris sehingga hal tersebut menjadikan hampir sebagian bahan makanan dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. “Tentu potensi ini harus kita kelola dengan baik dan kita bisa berkolaborasi dengan IPB University” imbuhnya.
[button text=”Unduh Berita” url=”http://dri.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2019/11/LPPM-IPB-Hadir-di-Muktamar-Ke-5-Serikat-Tani-Islam-Indonesia-STII-1.pdf” size=”middle” type=”colored” text_color=”#fff” mouseover_text_color=”#000″ bg_color=”#14b3e4″ bg_transparent=”0″ mouseover_bg_color=”” mouseover_bg_transparent=”1″ border_color=”” border_color_transparent=”1″ mouseover_border_color=”#000″ mouseover_border_color_transparent=”0″ sc_id=”sc1192882634791″]