DRI IPB

Korupsi di PT, Perburuk Citra Pendidikan Indonesia

Warta IPTEK

Korupsi di PT, Perburuk Citra Pendidikan Indonesia

 Korupsi di PT, Perburuk Citra

BOGOR – Banyaknya temuan  kasus-kasus terindikasi korupsi di perguruan tinggi (PT) di Indonesia sangat memprihatinkan dunia pendidikan, sehingga akan memperburuk citra pendidikan Indonesia.


Kasus kasus korupsi  tersebut biasanya sering terjadi pada pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tidak melalui mekanisme APBN, dan pengadaan barang dan jasa.

Temuan temuan ini terungkap saat acara workshop peran perguruan tinggi dalam percepatan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan Kantor Audit Internal (KAI) IPB,  di Ruang Sidang Senat Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga, Bogor.

Menurut  Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Pendidikan Nasional RI, Slamet Poernomo, pada kasus PNBP, penyebabnya adalah pemahaman tentang pengelolaan PNBP yang lemah, adanya kekhawatiran pengelolaan PNBP melalui mekanisme APBN memperlambat penggunaannya, atau dengan sengaja mengelola sendiri untuk kepentingan kelompok.

Sementara, pada kasus pengadaan barang dan jasa penyebabnya adalah lelang yang bersifat tertutup atau tidak transparan, dan tidak diumumkan secara luas ke masyarakat, tender arisan di mana peserta lelang sudah diatur terlebih dahulu pemenangnya, atau harga perkiraan sendiri yang tidak dibuat dan mark up yang terjadi.

Selain kedua kasus tersebut, Slamet Poernomo juga menyebut temuan lainnya, seperti penyimpangan dalam pengelolaan dana bantuan/grant perguruan tinggi, penyimpangan dalam pengelolaan dana beasiswa, penyimpangan dalam pengelolaan keuangan (APBN) perguruan tinggi, serta gratifikasi dalam pembimbingan mahasiswa.

Peran Inspektorat Investigasi dalam hal ini, kata Slamet Poernomo, adalah mendorong percepatan pemberantasan korupsi dalam kerangka pengawasan internal di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional, melalui pengungkapan kasus-kasus berindikasi korupsi dan penerapan penghukuman sesuai PP 30/1980.

Oleh karena itu, Slamet Poernomo mengapresiasi kegiatan yang digagas KAI IPB ini, yang dinilainya termasuk terdepan dalam pencegahan korupsi di lingkungan perguruan tinggi. “Kegiatan ini menunjukkan IPB sangat concern terhadap pencegahan korupsi. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya,” ujarnya. (Endang Gunawan/Global/mbs)

Sumber : Okezone