IPB University Perkuat Peran Kampus melalui Kunjungan Rektor #IPBsapadesa di Lingkar Kampus
IPB University Perkuat Peran Kampus melalui Kunjungan Rektor #IPBsapadesa di Lingkar Kampus
Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan kunjungan ke Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor melalui kegiatan #IPBsapadesa, Membangun Data Desa Presisi (DDP) di 12 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus, akhir pekan lalu. Kegiatan ini bertempat di Aula Pondok Pesantren Darul Huuffadz, Desa Cihedeung Ilir.
Lokasi ini dipilih karena para pemuda desanya sangat mendukung dan progresif dalam pengumpulan data. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemuda desa, alumni mengabdi, mahasiswa mengabdi program IPB Goes to Field (IGTF) dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan Desa Cihideung Ilir.
Menurut Rektor, penduduk Desa Cihideung Ilir adalah orang-orang yang optimis. Orang yang optimis adalah orang yang bahagia, ini dibuktikan dari keberadaan UMKM yang tetap bertahan dan melaksanakan DDP.
“Masyarakat harus memanfaatkan keberadaan IPB University, khususnya inovasi-inovasi yang telah dihasilkan oleh IPB University. Saya berharap seusai kunjungan ini, Desa Cihideung Ilir semakin maju dengan memanfaatkan DDP yang akurat, tepat dan aktual. Sebab perencanaan yang baik disusun dari data yang benar. Semua program-program pembangunan, bantuan dan kegiatan apapun membutuhkan data. Semua program pembangunan dimulai dari data,” ujarnya.
Kegiatan DDP disambut baik oleh Kepala Desa Cihideung Ilir, H Ilman. Menurutnya, hasil dari DDP ini dapat adalah kita dapat melihat potensi desa dan potensi warga desa Cihideung Ilir. Ia juga menambahkan bahwa selama ini pemerintah desa sulit mengidentifikasi potensi desanya dan berharap setelah pelaksanaan DDP, pembangunan desa lebih terarah dan tepat sasaran. Saat ini pengambilan data yang dilakukan oleh pemuda Cihideung Ilir sudah mencapai 74 persen.
Pada kesempatan ini, Kepala LPPM IPB University, Dr Ernan Rustiadi juga menegaskan bahwa desa-desa lingkar kampus akan mendapatkan perhatian khusus dari LPPM. Dr Ernan menginginkan keberadaan IPB University dapat dirasakan warga desa lingkar kampus melalui program-program LPPM. “Kami ingin memperkuat keberadaan IPB University di desa-desa lingkar kampus,” jelasnya.
DDP ini diharapkan dapat membantu perencanaan program pembangunan desa ke depan sehingga bisa tepat sasaran. Selain itu, kegiatan DDP ini disusun dengan pelaksanaan program IGTF yang pelaksanaanya berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan lima mahasiswa perdesa. Lima mahasiswa yang melaksanakan IGTF di Cihideung Ilir adalah Frisca Rifani Putri, Agung Dwi Laksono, Dimas Harya Winata, Ilhamda El Dzuhri dan Ababil Bintang Kalamulloh.
Sementara itu, Wakil Kepala LPPM bidang Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus penggagas DDP, Dr Sifyan Sjaf mengatakan bahwa IPB University ingin menjadi penyambung antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Perjalanan-perjalanan ke desa ini dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat.
“Tentunya pola-pola lama harus ditinggalkan. Pemuda-pemudi desa bisa kita berdayakan untuk memperbaharui data. LPPM akan berusaha mencoba mendampingi desa dalam menyiapkan DDP dan memetakan potensi desa dari citra drone dengan resolusi 5 sentimeter. Dari hasil citra drone ini, kita dapat memotret luas lahan pertanian yang luar biasa. Potensi pertanian ini harus diidentifikasi untuk dijadikan dasar dalam memotret potensi desa untuk kolaborasi dalam membangun desa,” jelasnya.
Setelah diskusi di Aula Pondok Pesantren Darul Huuffadz, Rektor beserta rombongan berkunjung ke Cihil Mandiri Sejahtera, salah satu pelaku UMKM yang ada di Desa Cihideung Ilir dengan produk kerupuk kulit lele, steak lele dicampur daun kelor dan seledri serta ubi kremes. (LPPM/Zul)
