Dosen Mengabdi IPB University Sosialisasikan Kolam Bioflok
Dosen Mengabdi IPB University Sosialisasikan Kolam Bioflok
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menerjunkan fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Bogor. Program ini menerjunkan dosen untuk mengabdi dan mentransfer ilmu yang dimiliki. Topik pada kegiatan ini adalah penerapan teknologi bioflok untuk budidaya ikan lele. Salah satu dosen dari Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah Vokasi, IPB University, Dr Wiyoto SPi, MSc dalam sosialisasi program beberapa waktu lalu menyampaikan teknologi bioflok merupakan penambahan karbon organik maupun nitrogen dalam budidaya ikan sehingga membentuk biomassa bakteri. “Biomassa bakteri inilah yang disebut bioflok. Bioflok merupakan mikroorganisme pembentuk flok, bakteri filamen, partikel, koloid, polimer organik, kation dan selsel mati,” ungkapnya. Pada kesempatan ini para peserta diajarkan untuk dapat mandiri dalam usaha budidaya lele dengan menggunakan teknologi bioflok dengan baik. Dengan menggunakan teknologi bioflok tersebut diharapkan mampu menurunkan biaya pakan, meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas air dan mampu menghemat air. Para peserta yang berjumlah 33 orang itu terdiri dari para bapak, para ibu dan pemuda Karang Taruna. Para peserta antusias menyimak penyampaian materi karena budidaya lele memiliki peluang usaha yang cukup tinggi serta pemeliharaan yang tidak terlalu sulit. Sekretaris Desa Cibanteng, Sakim menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sangat bagus karena dapat membukawawasan dan usaha bagi warga terutama Karang Taruna. “Ada banyak anak-anak muda di Desa Cibanteng yang tidak bekerja atau menganggur, jadi ini cocok sekali buat desa dan juga ada sungai atau kolam yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya lele, sehingga nantinya Cibanteng bisa membuat usaha budidaya lele sendiri, tapi harapannya IPB University juga bisa membantu kami dalam pemasaran dan pelatihannya,” ungkap Sakim. Menanggapi hal tersebut, dosen IPB University itu akan berusaha memfasilitasi warga yang hendak belajar maupun praktik. Ia pun mempersilakan para warga untuk mengunjungi kolam bioflok yang sudah dibuat di Kampus Sekolah Vokasi. Salah satu aparat Desa Cibanteng, Hazmi berharap sosialisasi ini tidak hanya sekedar penyampaian teori saja melainkan dapat berlanjut ke praktik pembuatan kolam bioflok dan budidaya lele. “Saya ingin ada pelatihan bioflok agar para warga dapat praktek langsung dan memulai usaha, karna saya lihat budidaya lele ini bagus karena banyak konsumennya dan cocok untuk Karang Taruna di cibanteng ini,” pungkasnya. (MTH/RA)
Sumber berita : IPB Today edisi 287
[button text=”Unduh Berita” url=”http://dri.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Dosen-Mengabdi-IPB-University-Sosialisasikan-Kolam-Bioflok.pdf” size=”middle” type=”colored” text_color=”#fff” mouseover_text_color=”#000″ bg_color=”#14b3e4″ bg_transparent=”0″ mouseover_bg_color=”” mouseover_bg_transparent=”1″ border_color=”” border_color_transparent=”1″ mouseover_border_color=”#000″ mouseover_border_color_transparent=”0″ sc_id=”sc905735036502″]