DRI IPB

Dosen Mengabdi IPB Ajarkan Higienitas dan Sanitasi Pangan Asal Hewan di Dramaga

Berita / Warta LPPM

Dosen Mengabdi IPB Ajarkan Higienitas dan Sanitasi Pangan Asal Hewan di Dramaga

Kamis (21/11), Tiga pakar dari Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner  Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB yaitu Dr. med vet drh Denny Widaya Lukman, Dr. med vet drh Hadri Latif dan Dr. drh Safika didampingi oleh fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) melaksanakan kegiatan dosen mengabdi di Kecamatan Dramaga dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang higiene dan sanitasi pangan asal hewan. Kegiatan dosen mengabdi merupakan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat LPPM IPB yang bertujuan untuk pengembangan, diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan bangsa.

Dalam pemaparannya, Dr. Denny menyampaikan tentang penerapan higiene sanitasi dan pemilihan pangan asal hewan yang aman dan layak. “Higiene adalah seluruh tindakan untuk mencegah atau mengurangi kejadian penyakit yang merugikan kesehatan, sedangkan sanitasi adalah seluruh tindakan untuk menciptakan kondisi yang menyehatkan dan bersih. Kedua prinsip  dalam usaha produksi makanan wajib diterapkan pada bangunan dan fasilitas, peralatan yang kontak dengan makanan, orang yang menagani makanan, dan proses produksi makanan” Jelas Beliau.

Sementara itu, Dr. Hadri menjelaskan tentang penanganan pangan asal hewan yang aman dan layak. Menurutnya, daging boleh dicuci jika kotor menggunakan air bersih, lalu tiriskan dan dapat langsung dimasak. Jika ingin disimpan, maka simpan pada suhu dingin atau beku untuk menjaga kesegaran, mencegah perkembangan kuman, dan mencegah busuk. “Telur boleh dicuci jika permukaan kulit telur kotor menggunakan air bersih lalu tiriskan atau keringkan dengan tisu bersih. Telur disimpan dalam kulkas dengan bagian tumpul mengarah ke atas. Ada empat langkah keamanan pangan yaitu bersih, pisahkan, panaskan, dan dinginkan,” tuturnya.

Dr. Safika menyampaikan tentang pengomposan kotoran ternak. Materi yang disampaikan adalah mengenai limbah ternak, proses pengomposan, dan cara pembuatan kompos. Dr. Safika menerangkan, manfaat pengomposan yang berasal dari kotoran hewan yaitu untuk menghilangkan mikroorganisme patogen, menghilangkan bau, mengurangi kelembaban dan kadar air, serta mengubah amonia yang tidak stabil ke bentuk organik yang stabil, disamping jumlah mikroba yang stabil. “Ciri kompos yang baik yaitu berwarna coklat tua hingga hitam mirip dengan warna tanah, tidak larut dalam air meski sebagian kompos dapat membentuk suspensi, berefek baik jika diaplikasikan pada tanah, suhunya kurang lebih sama dengan suhu lingkungan, dan tidak berbau” Jelas beliau. Dr. Safika menambahkan, dengan adanya kegiatan dosen mengabdi ini, diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan limbah ternak menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk mencegah pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan pada masyarakat di sekitar peternakan.

[button text=”Unduh Berita” url=”http://dri.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2019/12/Dosen-Mengabdi-IPB-Ajarkan-Higienitas-dan-Sanitasi-Pangan-Asal-Hewan-di-Dramaga.pdf” size=”middle” type=”colored” text_color=”#fff” mouseover_text_color=”#000″ bg_color=”#14b3e4″ bg_transparent=”0″ mouseover_bg_color=”” mouseover_bg_transparent=”1″ border_color=”” border_color_transparent=”1″ mouseover_border_color=”#000″ mouseover_border_color_transparent=”0″ sc_id=”sc621460558535″]