DRI IPB

Enam Mahasiswa IPB Menangi Ford Foundation

ipb
Warta LPPM

Enam Mahasiswa IPB Menangi Ford Foundation

ipb

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Enam Mahasiswa IPB Menangi Ford Foundation



 
ENAM mahasiswa pascasarjana Institut Pertanian Bogor meraih penghargaan Ford Foundation dalam ajang “The Indonesian Scholarship Dissertation Award” (ISDA) atas disertasinya yang dinilai inovatif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan tersebut diberikan bagi mahasiswa pascasarjana yang disertasinya memiliki kriteria inovatif,visioner,terobosan dan berdampak kepada kesejahteraan,” kata Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto. Mereka yang mendapatkan penghargaan dari program kerja sama Ford Fondation dan Indonesian International Education Foundation (IIEF) itu adalah Bambang Ngaji Utomo (Ilmu Produksi danTeknologi Peternakan),Bethsy J Pattiasina (Ilmu Perairan), Iwa Mara Trisawa (Entomologi), Kasutjianingati (Agronomi), Rizal Alamsyah, (Keteknikan Pertanian), dan Tyas Retno Wulan (Sosiologi Pedesaan).

Rektor IPB lebih lanjut mengemukakan, riset harus berdampak nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil disertasi juga tidak hanya ditumpuk di rak perpustakaan,namun diwujudkan dalam paperdan publikasi jurnal. “Komersialisasi bangku kuliah ‘no’,komersialisasi hasil riset ‘yes’. Riset pascasarjana merupakan hal penting dalam rangka IPB menuju World Class University (WCU).Dan saya kira sangat penting untuk mengikuti jejak mereka yang mendapatkanpenghargaanini,” ujarHerry. Dia mengharapkan komersialisasi hasil riset terkait dengan pengembangan produk, teknologi, atau pendekatan baru yang kemudian dirumuskan dalam bentuk perolehan paten.

“Banyak gagasan cemerlang yang dibangkitkan dari persoalan yang ada di sekitar kita.Keinginan kita menjadi WCU tidak boleh mengabaikan persoalan yang ada di sekitar kita. Dengan mempelajari dan mencoba memecahkannya membuat kita memiliki kekhasan tersendiri,”paparnya. Manager IIEF Fenty Agtiffantono dalam sambutan pada acara tersebut mengatakan, penghargaan ini diberikan guna mendukung mahasiswa program doktor (Phd) yang proposal penelitiannya dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan, masa depan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dia mengatakan,ISDA baru pertama kali diadakan di Indonesia dan pelamarnya pada tahun 2009 berjumlah 450 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. “Mereka adalah mahasiswa program doktor yang sudah mulai melakukan disertasi,”ucapnya. (hermansah)

 
Sumber :  http://www.mediaindonesia.com/