DRI IPB

BAKOSURTANAL Meluncurkan Atlas Nasional Indonesia Volume II

Warta IPTEK

BAKOSURTANAL Meluncurkan Atlas Nasional Indonesia Volume II

 BAKOSURTANAL Meluncurkan Atlas Nasional Indonesia Volume II

 

Menteri Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata, hari ini (08/12) di Jakarta baru meluncurkan Atlas Nasional Indonesia (ANI) Volume II bertema Potensi dan Sumber Daya. Peluncuran ANI II ini agar dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pembangunan nasional yang lebih berkualitas karena berdasarkan data dan informasi tentang potensi dan sumber daya alam yang jelas tegas Menristek didalam kesempatan ini.

Selain itu, “Rendahnya kesadaran geografi ini berpengaruh negatif terhadap kepedulian masyarakat atas permasalahan teritorial yang berdampak pada rendahnya rasa cinta tanah air dan kesadaran untuk membangunnya”, ujar Menristek. Ungkapan tersebut disampaikan berkaitan dengan melihat porsi pelajaran geografis dalam kurikulum pendidikan nasional semakin sedikit. Selanjutnya, Menristek mengharapkan agar dengan peluncuran ANI II ini akan berkontribusi dalam upaya untuk membangun masyarakat yang memiliki kesadaran geografis yang tinggi, atau masyarakat yang memiliki budaya spasial dan juga bagi kalangan bisnis untuk merangsang pengembangan kreatifitas dan produksi.

Kepala Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Rudolf W Matindas dalam penjelasannya mengenai Atlas ANI II mengatakan terdapat 6 subtema potensi dan sumberdaya yang ada pada atlas ini. Subtema tersebut adalah potensi dan sumberdaya: Air, Pesisir dan laut, Geologi, Transportasi, Flora dan Fauna, serta Pariwisata. Informasi utama yang akan disampaikan kepada pengguna atlas adalah jenis dan persebaran sumberdaya yang ada di Indonesia.

Penyusunan ANI volume II melibatkan berbagai instansi penyedia sumber data. Badan Geologi Departemen ESDM, Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia, Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Perhubungan, PT. PELNI. Penyusunan atlas ini dilaksanakan mulai tahun 2006 – 2009. Informasi pada ANI volume II ditampilkan dengan multi data yang berupa peta, citra satelit, foto dan narasi. Menurut Kepala Bakosurtanal, atlas ini juga menginformasikan secara ringkas tentang proses terjadinya dan potensi sumberdaya yang ada di Indonesia.

Sebagaimana dengan ANI volume I, penerbitan ANI volume II dimaksudkan agar Pemerintah Republik Indonesia memiliki dokumen resmi yang berkaitan dengan publikasi informasi geospasial tematik dalam bentuk Atlas Nasional. BAKOSURTANAL sebagai institusi pemerintah yang bertanggungjawab dalam survei dan pemetaan nasional telah merencanakan penyusunan Atlas Nasional dalam 3 volume.

Perbedaan dari ANI Volume I dengan ANI Volume II adalah ANI Volume I yang diluncurkan pada bulan Februari 2009, mengangkat tema Fisik dan Lingkungan Alam, sedangkan volume II dengan tema Potensi dan Sumberdaya diluncurkan pada Bulan Desember 2009 ini. Untuk volume III dengan tema Sejarah, Wilayah, Penduduk, Budaya dan Bahasa direncanakan akan diterbitkan pada tahun 2011. (humasristek)

Sumber : http://ristek.go.id