Mitigasi COVID-19, LPPM IPB University Bina Warung dan Kios
Mitigasi COVID-19, LPPM IPB University Bina Warung dan Kios
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University melakukan pembinaan langsung kepada beberapa warung dan kios yang beroperasi di lahan milik IPB University yang terletak di Jalan Babakan Raya, Dramaga, Bogor, (17/7). Pembinaan yang dilakukan kepada warung dan kios ini dalam rangka mitigasi COVID-19 serta memberikan edukasi terkait tata cara melakukan protokol kesehatan, baik bagi penjual maupun para pengunjung tempat makan tersebut.
[masterslider id=”450″]
Jajaran pimpinan LPPM IPB University terjun langsung dalam kegiatan ini mulai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala LPPM IPB University, Dr Ernan Rustiadi, Wakil Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Prof Dr Sugeng Heri Suseno, Sekretaris LPPM, Prof Dr M Faiz Syuaib hingga Kepala Bidang Program Pelayanan kepada Masyarakat, Dr Prayoga Suryadarma.
Kegiatan pembinaan warung dan kios milik IPB University diawali dengan melakukan pemeriksaan ketertiban penggunaan masker kepada para penjual di warung dan kios.
“Dalam kondisi pandemi COVID-19 ini, protokol kesehatan harus selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada saat sebelum dan sesudah makan serta minum. Terutama pada warung makan seperti ini, harus tetap menjaga jarak antar orang dan tempat duduk,” ujar Dr Ernan.
Salah satu warung makan yang tampak sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran yang terdapat pada aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 adalah Warung Makan “Raos”. Pemilik usaha warung makan ini juga telah menempelkan flyer himbauan pada dinding warung makannya agar pengunjung senantiasa selalu menerapkan protokol kesehatan.
Himbauan dalam bentuk flyer tersebut berisi tentang aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang telah disampaikan langsung oleh Sub Direktorat Pemanfaatan Aset, Direktorat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan IPB University kepada pemilik usaha yang menempati warung dan kios milik IPB University.
Prof Sugeng juga menyampaikan bahwa warung makan yang menjual lauk pauk harus memperhatikan tingkat kematangan masakan, karena masakan harus dimasak hingga matang sempurna dan tak lupa juru masak serta seluruh pegawai warung makan pun harus tertib menggunakan masker.
Sebagai penutup kegiatan tersebut, secara simbolis LPPM IPB University memberikan alat-alat kesehatan dan kebersihan berupa masker, spray dan cairan disinfektan kepada pemilik usaha Warung Makan “Raos” yang sudah menerapkan aturan protokol kesehatan dengan baik. (LPPM/Zul)