DRI IPB

Bantu Tingkatkan Produktivitas Bawang Putih, LPPM IPB Tempatkan Fasilitator SLAK ke Kabupaten Tegal

Berita / Warta LPPM

Bantu Tingkatkan Produktivitas Bawang Putih, LPPM IPB Tempatkan Fasilitator SLAK ke Kabupaten Tegal

Selasa (12/11), Tim LPPM IPB yaitu Jeffry Setiawan SSi dan Tri Widi Astuti, SPi melakukan kegiatan pengantaran fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) LPPM IPB ke Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Tim LPPM IPB diterima di Kantor BAPPEDA Kabupaten Tegal oleh Darmanto, MSi (Kepala Bidang Litbang BAPPEDA Kabupaten Tegal). Dalam pertemuan tersebut, dilaksanakan diskusi terkait rencana penempatan fasilitator SLAK di lokasi tujuan. “Fasilitator akan ditempatkan sampai dengan tanggal 31 Desember 2019. Selama kegiatan tersebut, rencananya akan ada kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan SLAK oleh pimpinan LPPM IPB untuk melihat sejauh mana fasilitator dapat berkontribusi bersama masyarakat di Desa Tuwel dalam kegiatan budidaya bawang putih” jelas Jeffry.

[masterslider id=”405″]

Darmanto menyampaikan, BAPPEDA telah berkoordinasi  dengan Kepala Desa Tuwel terkait kegiatan SLAK. “Kami mengapresiasi kegiatan SLAK ini. Kami berharap dengan penempatan alumi IPB di sentra produksi pertanian, dapat memberikan pendampingan kepada para petani khususnya petani bawang putih yang produktivitasnya saat ini tengah menurun. Pendampingan tersebut bisa dari segi budidaya maupun kegiatan ekonominya” ujar Darmanto dalam diskusi.

Pada hari Rabu tanggal 13 November 2019, Tim LPPM IPB beserta fasilitator SLAK melakukan diskusi dengan Kepala Desa Tuwel (Saeful). Dalem pertemuan tersebut, Saeful menyambut baik kehadiran fasilitator SLAK yang akan ditempatkan di Desa Tuwel. “Saat ini, petani terkendala dengan kondisi pemasaran bawang putih yang harganya relatif rendah di pasaran sebab bawang putih lokal kita bersaing dengan bawang putih impor yang harganya lebih murah. Selain itu, bawang putih yang kita panen juga memiliki ukuran yang kecil-kecil sehingga tidak ada yang mau menampung hasil panen karena ukurannya tidak memenuhi grade” ujar Saeful. Setelah diskusi, selanjutnya Saeful mengarahkan fasilitator untuk tinggal bersama kelompok tani yang aktif dalam kegiatan budidaya bawang putih. Harapannya, kehadiran Fasilitator SLAK LPPM IPB di Kabupaten Tegal dapat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas komoditas bawang putih di Desa Tuwel, Kabupaten Tegal. (WD)

[button text=”Unduh Berita” url=”http://dri.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2019/11/Bantu-Tingkatkan-Produktivitas-Bawang-Putih-LPPM-IPB-Tempatkan-Fasilitator-SLAK-ke-Kabupaten-Tegal.pdf” size=”middle” type=”colored” text_color=”#fff” mouseover_text_color=”#000″ bg_color=”#14b3e4″ bg_transparent=”0″ mouseover_bg_color=”” mouseover_bg_transparent=”1″ border_color=”” border_color_transparent=”1″ mouseover_border_color=”#000″ mouseover_border_color_transparent=”0″ sc_id=”sc1263395885634″]