LPPM IPB Beri Sosialisasi Program SPR ke Kabupaten Serdang Bedagai
LPPM IPB Beri Sosialisasi Program SPR ke Kabupaten Serdang Bedagai
Pada tanggal 28 Maret 2018, tim LPPM IPB yaitu Prof. Dr. drh. Agik Suprayogi, M.Sc.Agr (Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian) dan Prof. Dr. Muladno, M.SA (Ketua Tim SPR LPPM IPB) melakukan sosialisasi program Sekolah Peternakan Rakyat di Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala bidang Peternakan, Manajer PT. Socfindo, dan para peternak.
[masterslider id=”259″]
Kabupaten Serdang Bedagai sebelumnya telah memiliki program pengembangan kegiatan peternakan yang disebut Sentra Peternakan Rakyat di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, namun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya sehingga mengakibatkan terhambatnya keberlanjutan program. Oleh sebab itu, Pemerintah daerah setempat meminta IPB untuk hadir memberikan inovasi untuk pengembangan kegiatan peternakan di Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam hal ini, Prof Muladno sebagai Ketua SPR LPPM IPB mensosialisasikan salah satu program LPPM IPB yaitu Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) yang salah satu tujuannya adalah membangkitkan kembali semangat peternak untuk pengembangan kegiatan peternakan di Kabupaten Serdang Bedagai.
Dalam sosialisasi yang disampaikan, Prof. Muladno menjelaskan bahwa kegiatan SPR di suatu wilayah dapat dikembangkan maksimal selama 4 tahun hingga peternak mencapai salah satu tujuan kegiatan SPR yaitu mewujudkan kemandirian dan kedaulatan peternak rakyat secara kolektif berjamaah. “terdapat berbagai IPTEKS yang diajarkan di SPR selama 4 tahun diantaranya manajemen bisnis, teknis budidaya, sosiologi dan lingkungan, dan sistem kelembagaan” ujar Prof. Muladno.
Disamping itu, Prof. Agik menyampaikan bahwa dalam rencana kerjasama pengembangan program SPR di Kabupaten Serdang Bedagai baik IPB, PEMDA, Peternak maupun mitra swasta perlu saling berbagi peran dan tanggung jawab guna mencapai kegiatan pertanian (bidang peternakan) yang optimum dan modern.
Download berita dalam PDF