Kunjungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan ke LPPM IPB
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan ke LPPM IPB
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB mendapat kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan pada tanggal 14 Maret 2018. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan IPB dalam pengembangan sentra produksi pertanian.
Wakil kepala LPPM IPB Bidang Penelitian (Prof. Dr. drh Agik Suprayogi, MSc.,Agr) menyambut baik kedatangan Tim dari Nias Selatan diantaranya Wakil Bupati, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nias Selatan.
[masterslider id=”252″]
Prof. Agik menyampaikan bahwa PEMDA merupakan mitra strategis kerjasama untuk mewujudkan penerapan IPTEKS IPB kepada masyarakat dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Beliau memaparkan Program Simpul Kolaborasi dan Inovasi (CIC) yang merupakan salah satu program LPPM IPB dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, yang mengimplemetasikan inovasi IPB untuk pengembangan sentra produksi. Sentra Produksi ini dapat berupa kegiatan Penelitian aksi, Pendampingan (Stasiun Lapang), Supervisi (Klinik Pertanian Nusantara), Penyuluhan/konsultasi (IPB Cyber Extension), Mobilisasi/kerja lapang (KKN, IPB Goes to field), Kolaborasi stakeholders (Kerjasama Profesional), dan Pengembangan Agribisnis (Kemitraan Agribisnis). Dalam pengembangan kegiatan kerjasama, Prof. Agik menyampaikan bahwa perlu adanya lokomotif inovasi sebagai penggerak kegiatan-kegiatan lainnya yang harus disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang tersedia di Kabupaten Nias Selatan.
Dalam hal ini, Pemda Kabupaten Nias Selatan berharap LPPM IPB dapat bekerjasama dengan Nias Selatan melalui program kerja LPPM IPB dalam pengembangan sentra produksi pertanian diantaranya pengembangan padi sawah, jagung, bidang perikanan dan peternakan.
Kabupaten Nias Selatan mengupayakan kerjasama dengan LPPM IPB dalam pengembangan padi sawah agar produksi beras dapat dioptimalkan, sedangkan pengembangan tanaman jagung dimaksud sebagai bahan pangan substitusi beras. Untuk pengembangan bidang perikanan dan peternakan, Pemkab Nias Selatan berharap melalui program CIC LPPM IPB dapat mengimplementasikan kegiatan seafarming dan SPR. Pengembangan kegiatan seafarming dilandasi dengan potensi wilayah Kabupaten Nias Selatan yang tersusun dari pulau-pulau kecil dan garis pantai yang panjang namun belum ada manajemen pengelolaan hasil tangkapan ikan yang baik untuk meningkatkan nilai jual.
Melalui kunjungan kerjasama tersebut, Pemkab Nias Selatan berharap IPB dapat memberikan inovasi-inovasi di bidang pertanian melalui kolaborasi kerjasama guna meningkatkan perkembangan sentra produksi pertanian di Kabupaten Nias Selatan.
Download berita dalam PDF