Home / Berita / Pertemuan dengan Mr. Marc Baril : Membawa Inovasi IPB hingga Kanada

Pertemuan dengan Mr. Marc Baril : Membawa Inovasi IPB hingga Kanada

Mark Baril

Upaya komersialisasi inovasi terus dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB). Salah satu upaya nyata dalam promosi inovasi dilakukan melalui distribusi buku 131, 234, 44 dan 278 inovasi IPB. Usaha ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat luar untuk mengetahui inovasi-inovasi yang dihasilkan oleh IPB. Melalui Universitas Indonesia, IPB mendapat kunjungan dari Mr. Marc Baril yang merupakan salah satu pengusaha asal Kanada yang memiliki jaringan di 20 negara. Beliau sebelumnya telah bekerjasama dengan Prof. Wiku Bakti Bawono Adisasmito dari Universitas Indonesia dalam pengembangan supply cacing. Beliau tertarik dengan beberapa inovasi di IPB meliputi alat pengukur kesegaran ikan karya Prof. Indra Jaya, teknologi mie jagung karya Dr. Tjahja Muhandri, dan Medleaf karya Dr. Yeni Herdiyeni. Selain itu, beliau juga tertarik dengan inovasi yang berhubungan dengan pemanfaatan cacing dan nutrisi untuk pakan ikan dalam bentuk pelet.

Direktorat Riset dan Inovasi memfasilitasi pertemuan dengan Mr. Marc Baril yang dilakukan pada Jumat, 12 Desember 2014 di PT. Bogor Life Science and Technology (PT. BLST), Kampus IPB Taman Kencana. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Direktur PT. BLST, Dr. Meika S. Rusli. Selain itu, hadir juga Direktur Riset dan Inovasi – Prof. Iskandar Z. Siregar, Dr. Yeni Herdiyeni dan tim, Prof. Indra Jaya serta staf PT. BLST dan staf Direktorat Riset dan Inovasi.

Dalam pertemuan tersebut, Mr. Marc Baril menyampaikan ketertarikannya terhadap inovasi IPB. Beliau ingin mempelajari inovasi yang ada di IPB dan berharap dapat mengembangkan inovasi tersebut di negara asalnya. Beliau sangat tertarik pada inovasi mie jagung dan berharap agar dapat membawa sampel mie jagung ke Kanada untuk dipromosikan ke rekan sejawatnya. Dalam pertemuan ini terjadi interaksi yang bukan hanya sekedar penyampaian inovasi IPB, namun juga brainstorming masukan terhadap ide-ide pengembangan penelitian yang aplikatif. Untuk mengakomodir ketertarikan beliau pada bidang jamu-jamuan, dimana beliau telah mengembangkan “Super Jamu”, Mr. Marc juga melakukan kunjungan ke Pusat Studi Biofarmaka untuk mencari kemungkinan-kemungkinan kerjasama. (Aziz)

 

Pengembangan Produksi dan Pasar Provibio : Pupuk Hayati Handal untuk Pertanian Indonesia
Animal Stem Cell : klaster riset baru di IPB