Home / Agenda Riset

Agenda Riset

Pembinaan kualitas penelitian dan secara khusus penelitian terobosan yang bertaraf internasional.

Sebagai negara agraris, Indonesia sangat tergantung pada keberhasilan membangun pertanian. Kebangkitan sektor pertanian yang mulai dirasakan saat ini diramalkan akan terus berlanjut di masa datang dan perlu dimanfaatkan, sehingga pertanian dapat menjadi sektor penopang utama pembangunan nasional. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengembangkan sektor berbasis sumberdaya alam yang dapat diperbaharui ini, akan tetapi masih belum berjalan dengan efektif. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pengembangan pertanian sangat kompleks dan multidimensi, antara lain i) belum cukupnya jumlah hasil-hasil riset yang dapat langsung diaplikasikan di lapangan, ii) belum mapannya sistem penganggaran riset-riset yang strategis serta iii) belum termanfaatkannya secara penuh (idle) kapasitas penyelengaraan riset di Indonesia. Sebagai cara untuk lebih mengkonvergenkan kegiatan riset di IPB, Subdit ARKS mencoba inisiasi untuk menyusun agenda riset bidang-bidang yang dianggap strategis.

Penguatan peran IPB dalam pembangunan bidang pangan, energi, lingkungan dan penanggulangan kemiskinan.

Mengantarmukakan sains dan kebijakan (sciece-policy interfacing) merupakan hal yang mudah tapi cukup sulit untuk direalisasikan. Sains dalam bidang pertanian dalam arti luas yang telah dikembangkan IPB sudah cukup banyak. Akan tetapi, sebagian besar masih tersimpan dalam bentuk laporan, skripsi, tesis, disertasi dan dokumen paten. Membahasakan hasil riset kedalam bahasa yang dapat dipahami oleh pengambil kebijakan dengan mudah seharusnya merupakan output penting dari serangkaian kegiatan penelitian yang telah dilakukan. Forum-forum diskusi yang biasanya dilaksanakan melaluiĀ roundtable discussionĀ (RTD) merupakan cara untuk mempertemukan antara pengambil kebijakan dengan pakar-pakar pada bidangnya. Rumusan hasil RTD selanjutnya dapat dijadikan tema dan bahan tulisan di media massa ataupun dikaji lebih lanjut untuk penyusunan dokumen advokasi kebijakan (policy paper).

Pengembangan unit unggulan baru yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya alam (natural resource management)

Selain bidang-bidang prioritas dalam lingkup riset dan kajian strategis, IPB menyimpan potensi lain dalam hal bidang ilmu baru yang sedang berkembang perlu disinergikan kapasitasnya. Kegiatan untuk mempertemukan pakar-pakar IPB lintas unit kerja dalam rangka inisiasi pembentukan kelompok keilmuan ataupun kelompok diskusi yang lebih terspesialisasi merupakan target dari program ini. Di masa datang, kelompok tersebut diharapkan dapat menjadi mapan serta mampu melakukan kegiatan riset yang lebih terintegrasi dan tidak tumpang tindih sehingga utilisasi kapasitas riset dapat dilakukan melalui sistem berbagi sumberdaya (resource sharing) yang efektif. Beberapa contoh dari bidang yang di masa datang akan berperan penting untuk mengangkat citra IPB diantaranya adalah bidang perubahan iklim, nano-teknologi, sawit (sektor hulu), tata ruang dll.